Jangan lewatkan!
Home » News » MotoGP: Tekad Duo Monster Yamaha Tech3 Menjelang GP Austria

MotoGP: Tekad Duo Monster Yamaha Tech3 Menjelang GP Austria

Pol dan Bradley siap catat hasil positif di tahun terakhir mereka bersama tim Yamaha

Pol dan Bradley siap catat hasil positif di tahun terakhir mereka bersama tim Yamaha

YAMAHA – Di tahun terakhir mereka membela tim Yamaha, duet Pol Espargaro dan Bradley Smith yang selama ini dikenal sangat solid, bertekad untuk mencetak hasil positif bagi tim mereka sebelum mereka membela tim KTM pada musim depan.

Duo Monster Yamaha Tech3, Pol Espargaro dan Bradley Smith merasa optimis menghadapi paruh kedua musim MotoGP Championship tahun ini yang akan diawali dengan Grand Prix Austria yang berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg.

Pol dan Bradley memang merupakan duet yang solid dan keduanya pun akan membela KTM pada musim depan.

Pol akan berupaya melanjutkan langkah sukses yang telah dicapainya pada paruh musim pertama dan keberhasilannya meraih gelar juara di Suzuka 8 Hour pada beberapa waktu lalu.

Adik kandung dari Aleix Espargaro ini kini menempati posisi keenam di klasemen sementara dengan mengantongi 72 point dan bertekad untuk memperbaiki posisinya di klasemen pada paruh kedua ini.

“Akhirnya jeda musim panas sudah selesai dan kini saya sudah tidak sabar untuk memulai paruh musim kedua dan tekad saya adalah untuk bisa menjadi pembalap terdepan di tim satelit di akhir musim ini, “ujar Pol.

”Sebelumnya saya menjalani pekan yang sibuk karena begitu balapan di Sachsenring usai, saya langsung terbang ke Jepang untuk mengikuti event “Suzuka 8 Hours” di sana.

“Namun selama berada di Jepang, saya menikmati kerjasama saya bersama Alex Lowes dan Katsuyuki Nakasuga yang merupakan rekan setim di Yamaha Racing, dan kami akhirnya berhasil menggondol gelar juara di sana untuk kedua kalinya secara beruntun,”imbuh Pol.

“Saat tampil di Suzuka, saya rasa event tahun ini agak lebih emosional bagi saya pribadi dibandingkan tahun sebelumnya karena tahun ini merupakan tahun terakhir saya membela tim Yamaha. Tetapi keberhasilan di Suzuka membuat saya semakin termotivasi untuk meraih hasil yang lebih baik lagi di arena balapan MotoGP bersama YZR-M1 yang saya tunggangi,”papar Pol.

“Setelah tampil di Jepang, saya rasa saya menikmati masa libur saya sehingga kini saya sepenuhnya siap tampil di Grand Prix Austria. Saya rasa Red Bull Ring merupakan sirkuit yang menyenangkan karena karakteristik sirkuitnya membuat kita bisa memaksimalkan segenap kehandalan motor kita. Namun saya rasa karena Ducati mencatat hasil sangat bagus saat berujicoba, maka balapan pada akhir pekan nanti akan berlangsung sangat sengit dan saya siap menghadapi tantangan tersebut,”ujar Pol mantap.

Sedangkan rekan setimnya yang berasal dari Inggris, Bradley bertekad untuk bangkit setelah mendapat hasil kurang memuaskan pada paruh musim pertama.

Seperti diketahui, Bradley kini hanya menempati posisi ke-16 di klasemen dengan perolehan 35 point.

Namun demikian, Bradley yang kini berusia 25 tahun ini menyatakan kesiapannya menghadapi paruh musim kedua yang menyisakan 9 seri lagi.

“Rehat selama tiga pekan membuat kondisi saya membaik namun sepertinya masih kurang karena saya juga memanfaatkan masa libut tersebut untuk berlatih untuk mempersiapkan diri saya menghadapi paruh musim kedua ini,”jelas Bradley.

“Paruh musim pertama berlangsung sangat sulit bagi saya tapi saya yakin saya akan bisa bangkit seperti yang saya tunjukkan pada 2014 lalu. Dan tahun ini merupakan tahun terakhir saya bersama tim Yamaha sehingga saya bertekad mencatat kenangan manis di sisa musim ini, “ungkap Bradley.

“Sirkuit Red Bull Ring yang memiliki 28 lap tersebut sepertinya cukup asyik untuk YZR-M1 yang saya tunggangi setelah saya menjajal baru-baru ini,”jelas Bradley.

Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*